Wörter pro Minute
50
SyafiqurLP3I
00:00
Geschwindigkeit
bocah dan gadis bertemu di lahan tandus
dia terpenuhi dengan harapan polos gadis
dan bertekat untuk melihat nya terwujud
bersama menentang lahan tanpa hujan
mereka menyiapkan untuk tanam pohon teduh
harapan itu di tanam di hati berdua
mereka dipanggil rhaplanca dan maoh
kesedihan bekas luka
bertumpuk bukit
muncul tunas bibit
diterangi senja
tumbuh doa bunga yang akan jadi
terwarnai biru senja
bangun di riak esok hari
satu garis petunjuk menunjuki
dari maoh coba percaya kebaikan orang
berkelana meminta tetesan air
namun hati orang kering seperti lahan
dan pinta nya jatuh ke telinga pekak
dari maoh lewati penderitaan jalan ancaman
dia terus nyanyikan harapan
untuk rhaplanca
tanpa hujan bertahun
kering permukan tanah
perlahan membasahi
meski sejenak hujan yang berkah ya
cahaya berkumpul dicari tau
di raih beri bimbingan
kilau matahari menabuh lonceng
pencari dan dicari berpadu
tanda berkah membasahi bukit
bangunkan bugar benih
jalur hujan cerahkan jalan
jika hidup harapan menjadi bunga
bumi berseri sebagaimana mesti
juga senyuman saat bertemu
jika berharap berlipat di dapat
akhirnya malam diterangi nyala
damai ini kisahkan matahari esok
hanya harapan doa ini tertidur
impian itu tanam di hati
dari maoh dapati dunia putus asa
tetap hadapi tidak gentar sama
dari kebaikan rhaplanca
mengubah lahan jadi surga
aa nyawa penerus bibit
terhubung suara penghubung esok
dengan impian bunga terkasih
ke bukit ke lahan ke langit persembahkan
terbuka
bunga mekar baru
bumi
impian nya beresonansi
dari kebaikan rhaplanca
berikan setiap bibit tetesan air
saksikan nyanyian bunga terkasih
rasa terhubung harmonius
terbukalah
pohon teduh mampu subur di lahan tandus
karna tetes itu jadi hujan berkah