words per minute
8
MD_Faisal
00:00
Speed
Cerita ini dimulai dari sebuah pagi yang indah nancerah ceria di suatu perkotaannan padadnya minta ampun, terdapat seorang mahasiswa yang selalu mencari jati dirinya dangan mencari ilmu dari manapun tempatnya termasuk ilmu percintaan. Awal mula cerita ini dimulai pada suatu malam bersama teman yang baru ia jumpai di suatu cafe ia menceritakan semua keluh kesahanya kepada teman perempuannya itu dengan berwajah muram. Ia terus bercerita dan temannya pun selalu mendukungnya memberinya saran memberinya jalan keluar dan pada sampai akhirnya Ia mulai merasakan ada yang aneh pada dadanya.
Di lanjut pada keesokan harinya Ia pergi ke kampus dan bertemu dengan teman perempuannya itu, Ia mulai berbincang ringan hingga pada hingga pada ujung pembicaraan Ia mengajak teman perempuannya itu untuk berkencan pada malam hari itu. Cerita ini pun di lanjut pada malam hari. Ia yang sudah merasakan sesuatu yang aneh pada dadanya ketika Ia bertemu dengan temannya. Sebelum kencan dengan temannya Ia selalu berfikir apak ini yang namanya cinta? Rasa sesak di dada beserta bahagia bila berjumpa. Pada malam itu di hari Sabtu, 01 - 11 - 2021 Ia menembak teman yang sudah membuahnya jatuh cinta untuk yang pertama kalinya. Dan temannya itu merespon dengan tanggapan bercada. Ia langsung mengeluarkan bunya dari balik bajunya dan menyerahkan kepada tmannya itu. Temannya pun mengeluarkan air mata bahagia pada saat itu. Hubunganpun terjalin dan berjalan lancar.
Pada sampai suatu ketika Ia mendapatkan desas desus bahwa pacar yang Ia cintai selama setahun bergandengan tangan dengan laki laki lain. Ia awalnya tak percaya dengan apa yang temannya katakan Ia berfikir temannya ini ingin mengadu domba Ia dangan pacarnya. Sampai pada suatu malam ia benar benar melihat dengan mata kepalanya sendiri, pacarnya bersama laki laki yang lebih tua bersamanya. Dan waktu itu pun Ia langsung melabrak mereka. Cecok di antara mereka bertiga pun tak terhindarkan pada sampai sasat laki laki itu berkata "Aku ini bukan orang ingin merebut pacarmu, aku kakak pertamanya" Seketika Ia malu dan merasa bersalah kepada pacarn dan kakak laki lakinya. Ia pun sepontan meminta maaf kepada mereka berdua, Untungnya mereka memaafkannya. Sebagai permintaan maaf Ia mentraktir pacar dan kaka dari pacarnya ke suatu resto di dekat sana dengan harapan mereka tidak menganggapnya sebagai calon yang tak baik.
BERSAMBUNG...........................