words per minute

9

Nanda213


00:00

Speed

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (Adira Finance) optimistis periode 2021 akan menjadi periode pemulihan kinerja. Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli mengungkap bahwa akibat dampak Covid-19, piutang pembiayaan perseroan sepanjang 2020 hanya berhasil menyentuh Rp18,9 triliun atau turun hampir 51 persen dari capaian 2019 di angka Rp37,9 triliun. "Target kami pada 2021 pembiayaan baru bisa mencapai di atas Rp20 triliun atau meningkat 20 sampai 30 persen dari tahun kemarin. Didorong oleh kondisi ekonomi, daya beli masyarakat, dan penjualan otomotif," jelasnya, Jumat (15/1/2021). Sekadar informasi, dari Rp46,1 triliun portofolio piutang pembiayaan yang dikelola emiten dengan kode saham ADMF ini, hingga kuartal III/2020, produk dengan persentase terbesar ditopang kredit motor baru sebesar 37 persen, disusul mobil baru 22 persen, non-otomotif 18 persen, mobil bekas 15 persen, dan terakhir motor bekas 8 persen. Sementara itu, Hafid meyakini ADMF mampu mendongkrak kinerja pembiayaan baru lewat pengalaman perusahaan melayani puluhan juta konsumen selama tiga dekade di Indonesia. "Apalagi perkembangan teknologi saat ini memungkinkan kami untuk terus terhubung dengan pelanggan dan mengenali mereka secara personal," jelasnya.
words per minute
0
wpm
accuracy
0%
Text Practice - Time 432 - English

words per minute