words per minute

6

Silvi_Liani


00:00

Speed

aku tau waktu yang kita lalui kemarin hanya sebentar. pertemuan ini sangat sebentar, namun aku percaya bahwa pertemuan ini memiliki arti dan maksud dibaliknya. bahwa Allah mempertemukan aku dengan mu bukan sekedar sebuah kebetulan. karena tidak ada yang namanya kebetulan didunia ini. semua perihal pertemuan yang singkat ini meski diakhiri dengan tidak baik-baik saja. aku sangat merasa bersyukur dipertemukan dengan sosok dirimu. sosok yang sebelumnya belum pernah ada dalam hidup ku yang hampir seperempat abad ini. sosok mu yang walau sebentar banyak menitipkan memori yang sangat beragam, mulai dari bahagia, aneh, rasa suka, rasa tidak suka, sedih, hingga tangis, kebodohan yang menurut ku pada saat ini aku sangatlah bodoh melakukan itu untuk mu. tapi tentu nya aku tidak pernah menyesali akan pertemuan ini. karena kalimat kedua diatas sangat aku pegang teguh. saat ini sudah cukup lama dari waktu kita terakhir kali berkomunikasi. sampai saat ini aku masih bingung dengan alasan kita berpisah sangat amat. namun aku percaya bahwa Allah mempertemukan aku dengan mu untuk menguji ku, menyadarkan ku, memberitahu ku sesuatu yang sebelumnya aku tidak pernah alami, memberikan ku pelajaran hidup yang sangat berharga. meski sudah sebulan yang lalu sejak kita tidak berkomunikasi. rasa itu masih ada, mungkin saat ini aku hanya rindu akan cerita cerita bahagia bersamamu. namun aku yakinkan diriku dengan pasti bahwa aku ikhlas melepas kepergian mu, bisa dibilang ada rasa bersyukur dari perpisahan ini. aku sangat percaya dengan kalimat ketahuilah bahwa bisa jadi apa yang kau sukai menjadi hal yang tidak baik bagimu, dan justru hal yang tidak kau sukai adalah hal yang baik bagimu. jadi bisa jadi perpisahan ini meski tidak ku sukai boleh jadi menjadi hal yang baik untuk ku. kalimat tersebut memiliki arti yang sangat dalam dan akupun boleh jadi sangat setuju. dalam hidup ini pertemuan tidak lah luput dari kata perpisahan. maka sudah sewajarnya dari perpisahan tersebut kita harus belajar dan beradaptasi dengan kata ikhlas. jika memang bukan kau yang Allah tujukan untuk ku, bukan kau orang yang menjadi persinggahan terakhir ku, bukan kau pula orang yang menuntun ku di jalan Allah. maka aku sangat ikhlas melepas mu. mari hidup masing-masing dengan jalan kita masing-masing. dan boleh jadi dengan mengikhlaskan kepergian mu Allah ingin aku membuka hati untuk orang yang Ia peruntukkan dengan ku. meskipun saat ini perasaan ku sangat kacau aku tau bahwa perihal melupakan itu sebenarnya tidaklah ada. ketika kau sudah dipertemukan oleh rencana Allah dan dipisahkan dari hal tersebut. melupakan adalah cara yang salah. cara yang benar adalah dengan menerima perasaan itu, dan mulai berdamai dengan diri dan menjadi pribadi yang dewasa dalam menyikapi masalah. maka dari itu bukan lah melupakan cara yang tepat mengatasi perasaan ini. tapi dengan cara mengikhlaskan dan menerima setiap titik dan detail perasaan ini. kemudian perlahan tapi pasti mencoba hidup maju kedepan untuk masa depan yang menanti mu cerita lain nya lagi yang menanti mu. jujur ini pertama kalinya ketika aku gelisah dengan hatiku aku menuangkannya dalam bentuk tulisan. dan yang aku dapat dari menulis ini semua adalah rasa yang aku sangat butuhkan saat ini, menerima dan menenangkan diri. dari tulisan ini mungkin kedepannya aku akan mulai menulis lagi. sekian.
words per minute
0
wpm
accuracy
0%
Text Practice - Time 875 - English

words per minute