Text Practice Mode
Konfigurasi Infrastruktur Jaringan Lokal (LAN)
created Today, 04:01 by Letmeseetheworld
1
176 words
30 completed
0
Rating visible after 3 or more votes
saving score / loading statistics ...
00:00
Seorang administrator jaringan sedang membangun infrastruktur Local Area Network (LAN) pada gedung berlantai tiga. Langkah pertama adalah melakukan crimping kabel UTP Cat6 menggunakan konektor RJ-45 dengan standar TIA/EIA-568B. Setelah kabel siap, ia menghubungkannya ke Switch Managed yang memiliki kecepatan 10/100/1000 Mbps.
Langkah selanjutnya adalah masuk ke antarmuka baris perintah (Command Line Interface) untuk melakukan konfigurasi VLAN (Virtual Local Area Network). Admin mengetikkan beberapa perintah dasar seperti: enable configure terminal interface fastethernet 0/1 switchport mode access
Untuk memastikan keamanan, ia menerapkan protokol WPA3 pada perangkat Access Point nirkabel yang bekerja di frekuensi 2.4 GHz dan 5.0 GHz. Alamat IP Address diatur menggunakan skema IPv4 kelas C, yaitu 192.168.10.1 dengan subnet mask 255.255.255.0. Jangan lupa untuk mengaktifkan layanan DHCP Server agar setiap klien mendapatkan alamat secara otomatis.
Terakhir, admin melakukan pengujian konektivitas menggunakan perintah ping dan tracert ke alamat DNS Google 8.8.8.8. Jika muncul pesan "Reply from...", berarti koneksi internet sudah aktif. Seluruh data konfigurasi kemudian disimpan ke dalam media penyimpanan SSD dengan sistem berkas NTFS atau ext4 agar sistem berjalan dengan performa maksimal dan stabil secara kontinu.
Langkah selanjutnya adalah masuk ke antarmuka baris perintah (Command Line Interface) untuk melakukan konfigurasi VLAN (Virtual Local Area Network). Admin mengetikkan beberapa perintah dasar seperti: enable configure terminal interface fastethernet 0/1 switchport mode access
Untuk memastikan keamanan, ia menerapkan protokol WPA3 pada perangkat Access Point nirkabel yang bekerja di frekuensi 2.4 GHz dan 5.0 GHz. Alamat IP Address diatur menggunakan skema IPv4 kelas C, yaitu 192.168.10.1 dengan subnet mask 255.255.255.0. Jangan lupa untuk mengaktifkan layanan DHCP Server agar setiap klien mendapatkan alamat secara otomatis.
Terakhir, admin melakukan pengujian konektivitas menggunakan perintah ping dan tracert ke alamat DNS Google 8.8.8.8. Jika muncul pesan "Reply from...", berarti koneksi internet sudah aktif. Seluruh data konfigurasi kemudian disimpan ke dalam media penyimpanan SSD dengan sistem berkas NTFS atau ext4 agar sistem berjalan dengan performa maksimal dan stabil secara kontinu.
saving score / loading statistics ...